13 Juni 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Modernisasi Penggemukan Kambing Di Bumi Pajo Bima

3 min read

DONGGONEWS.com | Bima, 181120 –
Usaha penggemukan Kambing merupakan salah satu bisnis yang tengah populer saat ini. Kebutuhan akan daging kambing semakin lama semakin meningkat.
Terutama dihari hari besar ummat muslim seperti Idul Adhar dan kebutuhan lainnya. Daging kambing biasa dinikmati oleh semua usia yang diolah menjadi sate kambing, gule, dan olahan daging kambing lainnya.

Namun ada banyak kendala yang kerap kali dihadapi oleh orang yang menggelutinya terutama lahan yang semakin lama semakin sempit, ketersediaan bahan pakan, obat obatan dan sederetan tantangan lainnya.

Kesulitan mengembangkan usaha penggemukan kambing bukan menjadi persoalan berarti bagi mereka yang memiliki kemauan tinggi. Ada banyak jalan menuju Roma begitulah ungkapan yang selalu mereka dengungkan.

Zaman moderen seperti saat ini semua orang membutuhkan kecerdasan, kecekatan, kecepatan dan ketepatan untuk membangun usaha kreatif terlebih di industri teknologi 4.0.

Menjalani usaha penggemukan kambing, selain membutuhkan modal banyak, juga ketekunan serta ketrampilan yang memadai. Apalagi usaha semacam ini tenaga lebih dibutuhkan dalam menjalankan.

Meski rumit dan sulitnya, namun ada saja orang yang mau melakoninya. Sebut saja Braiding Vataning Farm (BVF), sekelompok pemuda kreatif asal Bumipajo yang mendirikan usaha bisnis penggemukan kambing.

Usaha penggemukan Kambing yang yang di gagas oleh Sahidu, S.Pt pada 25 Juli 2020 bersama 7 orang anggota ini-pun sudah mulai dilirik bahkan motivasi tersendiri bagi masyarakat Bumipajo dan sekitarnya.

Pembangunan kandang Kambing yang dimulai sejak bulan juli lalu, dengan modal 60 juta, kini sudah terisi. Kandang yang berkapasitas 70 ekor ini-pun dipenuhi kambing. Antara betina dan jantan dipisah oleh lorong dengan bentuk kandang berbentuk alfabet U.

Usaha semacam ini, kandang harus berfasilitas lengkap untuk penunjang dan pendukung, sehingga kandang yang dibangun sesuai dengan standar dan kapasitasnya.

Sahidu selaku pendiri BVF menuturkan bahwa pembangunan kandang ini harus punya fasilitas lengkap.

“kWh meteran listrik, drum plastik 150 liter untuk vermentasi pakan, ember untuk air minum dan mesin perajang rumput”, tuturnya pada Selasa malam 17/11/2020. (21:24)

Ia menambahkan jika pakannya di ambil dari limbah pertanian yaitu tiga jenis pakan, Kedebong Jagung, rumput Odong dan Rumpi (sortiran jagung) yang dibeli dari PT dengan harga Rp. 1000/Kg-nya. Untuk Rumpi sendiri dihabiskan 500 Kg/satu bulan.

“Rumput odong kita tanam sendiri disamping kandang, air pun tersedia. Dan kami membeli rumput odong secara online sesuai kapasitas lahan 7 are agar tidak kesulitan jika musim kemarau tiba”, jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan tentang pakan dan tatacara pemberian makanan pada kambing.

“Kami memberikan pakan Kambing bukan setiap saat tapi berdasarkan waktu tertentu, pagi kami kasih makan pakan Vermentasi, siang rumput Odong sedangkan sore yaitu Tumpi” paparnya.

Soal pemasaran Kambing, jelas pemasaran antara Bima dan Dompu untuk saat ini.

“Pemasaran lokal dengan harga berdasarkan lama pemiliharaan. Kami tidak menjual jasa kambing tapi menjual jasa pakan dan ini kami lakukan untuk mengambil keuntungan dari pakan saja”, jelasnya.

Diakuinya kendala saat ini adalah pemasaran. “Pemasaran kami sangat kesulitan dan kami berharap ada yang mau membantu mencarikan solusi soal pemasaran agar usaha ini ke-depanya lancar, bisa memuaskan memuaskan pelanggan, dan yang lebih penting ada pelanggan”, katanya.

“Kami ingin berkarya sesuai tuntunan zaman. Zaman serba praktis, dimana semua orang melakukan usaha yang bermacam-macam. Kami berharap ada generasi yang mau mengikuti proses usaha semacam ini dan jangan malu melakukan hal baik. Anda harus mencoba kendati itu gagal dan coba lagi sampai kehabisan ide, begitulah pemuda agar bisa merubah untuk mendapatkan perubahan”, lanjut Sahidu, (21:24) sambil menyemangati pemuda untuk berusaha dan merubah nasibnya. (DNC-Nasrullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *