28 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

DAMPINGI BACABU ARIFIN, KUMALA AKAN TINGGALKAN MAHKAMAH AGUNG RI

2 min read

DONGGONEWS.com | Jakarta, 030720 – Hajjah Eka Indra Kumala Djuwita, SH, sudah bertekad bulat akan meninggalkan Mahkamah Agung Republik Indonesia, terjun ke dunia politik praktis.

Kepada DONGGONEWS.com, malam ini di Jakarta, (03/07). Kumala mengatakan,” Sudah siap mengundurkan dari ASN maju menjadi bakal calon wakil Bupati Bima, berpasangan Arifin,” katanya.

Drs Arifin, MM, membenarkan. Bahkan, kata Arifin, sudah melakukan pertemuan beberapa kali bicarakan hal itu. Terakhir beberapa hari lalu, di kediaman Paman Kumala, H.Anwar, Ketua MK RI.

Pasangan Arifin-Kumala (AKMAL). Akmal dalam bahasa Arab berarti sempurna. Bahasa Islami artinya lengkap (paripurna). Mengandung filosofi, keduanya saling melengkapi. Asimilasi kepamongan dengan ahli hukum. Inshaa Allah, terbangun pemerintahan yang mengakar dari, oleh, untuk rakyat.

Ketika ditanya mengapa sampai bertekad meninggalkan jabatan dan karir ASN yang masih cukup panjang? Kumala tanpa canggung mengatakan, ingin membangun Bima. “Bima sumber daya alam sangat potensial untuk dikembangkan. Baik pertanian, perkebunan, perhutani, maupun pariwisata,” katanya.

Pariwisata saja, lanjut Kumala, jika dikelola dengan baik bisa kalah Bali. Begitu juga sector pertanian perkebunan, perhutani akan dikelola secara professional. Bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah, rakyat makmur dan sejahtera.

“Apabila Allah SWT mengijabah nawaitu kami untuk mempimpin Bima. Inshaa Allah kita lakukan yang terbaik guna kemajuan Bima, ke depan,” ujar Ibu Anak Satu ini.

Ayah Rato, Ibu Jawa, Kakek Asli Sape Bugis.

Adalah Hj. Eka Indra Kumala Djuwita, SH. Dilahirkan di Jakarta, 19 Nopember 1969. Sehari-hari berkantor di Kementerian Kehakiman RI, sebagai aparatur sipil Negara (ASN).

Eka, begitu ia biasa dipanggil. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun FH UIC) Jakarta, 1991-1995. Sebelum pernah kuliah di Akademi Bahasa Asing (ABA) Cikin Jakarta Pusat, 189-1990.

Karirnya sejak ASN dimulai dari Staf Mahkamah Agung. Merambat naik, Sekertaris Hakim Agung, Sekertaris Pidana Militer, Pengawas Hakim.

Memiliki satu orang anak, Labitta Nathanella Volney. Ayah sudah Almarhum, Ado Muhammad Salahuddin, asli Kampong Rato Suntu Rasana’e Bima.

Ibu berasal Purworejo, jawa Tengah, Sumarti (Almarhumah). Kakek Muhammad Amin Bin Hamzah (Alm), Nenek, Gilimani Binti Malintang (Almarhumah)berasal Sape Bugis. (DNC-004)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *