21 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Pilot Project KUR Bunga 0 Persen

2 min read

Foto: Bupati Dompu HBY beserta rombongan

DONGGONEWS.com | Dompu, 100820 – Pemda Dompu melalui planning Kementerian Pertanian RI (Dirjen Pembiayaan) terkait rencana pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani dan peternak dengan bunga 0 persen.

Direktur Pembiayaan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Ir. Indah Megawati, MP, mengatakan Kabupaten Dompu merupakan daerah yang menjadi Pilot Project Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Akad kerjasama penyaluran KUR telah ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Kementan RI dengan Bupati Dompu dan Pimpinan Cabang BNI KCU Bima dan Bank BNI Syariah Bima sebagai penyalur kredit bertempat di Pendopo Dompu pada Jum’at (07/08) malam.

Alasan memilih Kabupaten Dompu sebagai daerah pilot projeck karena Bupati Dompu memiliki konsep yang jelas dan bagus dalam mengelola lahan pertanian (Integrity lahan) maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan kepada masyarakat Dompu berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa bunga dan dibayarkan setiap kali panen.

Bantuan tersebut berupa Alat, Mesin Pertanian (Alsintan) dan sapi sebanyak 1000 ekor per Desa. Bantuan akan disalurkan oleh Bank BNI KCU Bima dan Bank BNI Syariah atas rekomendasi Dinas terkait.

Bupati Dompu Drs. H. Bambang M Yasin mengatakan, “Untuk tahap awal Kementerian Pertanian akan memberikan subsidi KUR sebanyak Rp. 400 milyar dan ditargetkan hingga Desember 2020 mencapai Rp. 1 Tryliun”.

“Oleh karena itu kepada masyarakat yang ingin mengembangkan usaha pertanian dan peternakan bisa mengajukan permohonan melalui Bank BNI atas rekomendasi Dinas terkait,” ungkap HBY.

Pada momen yang sama Kadis Pertanian, Ilham, SP dan Kadis Peternakan Kabupaten Dompu, Ir Zaenal Arifin mengatakan, “Program dengan motto, ‘Maju, Mandiri dan Modern’ tersebut diantaranya mengembangkan lahan menjadi lahan kehidupan sehingga memberikan kemajuan yang signifikan untuk masyarakat”.

“Selain itu pemanfaatan lahan dibawah pohon tegakan untuk tanaman tumpangsari, seperti jagung, kacang, porang bahkan tanaman sayur lainnya untuk menunjang kemandirian petani,” ungkap Ilham.

Selain itu dalam mengintegrity hasil pertanian seperti daun dan pelepah jagung diolah dan dimanfaatkan sebagai pakan ternak sehingga pakan ternak dapat diproduksi oleh petani dan dilahan sendiri. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI dalam hal ini Direktur Pembiayaan yang telah berkenan membiayai petani dan peternak di Dompu dengan harapan semoga melalui kredit tanpa bunga masyarakat Dompu semakin mapan ekonominya dan meningkatkan taraf hidup.

“Untuk lokasi program tumpang sari yang terintegrasi sudah ditinjau langsung oleh pihak Kementrian di Desa Woko Kecamatan Pajo dan lokasi tumpang sari PT. Agro Wahana Bumi (AWB) di Kecamatan Pekat Dompu,” lanjut dia.

Kabupaten Dompu merupakan salah satu Daerah di NTB yang memiliki potensi sumber daya alam bidang pertanian dan peternakan yang cukup potensial. Keterbatasan modal usaha bagi para petani merupakan salah satu kendala selama ini sehingga Pemkab Dompu terus berupaya mencari solusi dan bekerjasama dengan pihak Kementrian Pertanian RI dan pihak Bank BNI sebagai Bank yang akan menyalurkan kredit tersebut.
(DNC-005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *