28 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Khalif TPQ akan didirikan; Anak-anak belajar Keagamaan dan Usaha Mandiri

2 min read

Foto: Lokasi Pembangunan Khalif TPQ Desa O'o Dompu

DONGGONEWS.com | Dompu, 021120 – Pendiri Khalif TPQ, Agus Salim berserta deretan pemuda Desa O’o Kabupaten Dompu dan dibantu oleh tenaga pengajar dari yayasan As-Salam akan mendirikan TPQ Khalif untuk mewadahi anak-anak belajar keagamaan dan usaha mandiri.

Ketika Media ini mewawancarainya di tempat Pembangunan TPQ Desa O’o 1/11/2020 dijelaskan oleh Agus Salim selaku Pendiri Khalif TPQ sebagai berikut :

“Khalif TPQ rencananya diprioritaskan untuk anak-anak yang tidak mampu dan anak-anak minim untuk tempat mengaji. Disamping mengaji nanti akan diajarkan tentang berwirausaha agar mengasah skill anak-anak untuk masa depannya.
Untuk batasan usia nanti akan dibicarakan dengan pihak yayasan As-Salam sebagai pengurus dari TPQ Khalif ” . Ucap Agus dalam penjelasanya.

Pendirian Khalif TPQ mendapatkan respon baik dari pemuda, masyarakat sekitar. Dalam proses pengerjaan pembangunan Khalif TPQ juga ada keterlibatan Masyarakat baik dalam bentuk tenaga maupun moril dari instansi lainya.

Dan untuk pembangunan Khalif TPQ memang sebelumnya sudah dikonfirmasi ke pihak Kemenag dikemenag, Pemerintah Desa, Dinas PU secara lisan karena pertimbangan tanah masih wewenang PU.

Dari pihak Khalif TPQ mengaku bahwa sejauh ini memperoleh sumber anggaran mayoritas dari Teman kerja, dan masyarakat sekitar Desa O’o dan masih membutuhkan sumber anggaran untuk membantu pendirian khalif TPQ.

Harapan dari pendiri Khalif TPQ dan yayasan As-Salam selaku tenaga pengajar bahwa Khalif TPQ menjadi wadah yang mencerdaskan anak-anak dan diupayakan bisa membaca Al-Quran. Untuk itu, harap Sang Pendiri ” bagi semua pihak untuk bisa membantu demi terwujudnya niat baik tersebut dalam rangka mencerdaskan anak bangsa khusus dalam bidang agama Islam “. Harap Agus.

Kesemuanya itu akan ada edukasi untuk masyarakatnya sendiri khusus untuk anak muda bahwa di fasilitas umum dikenal kotor, tidak terurus nantinya bisa diperindah serta dijadikan ekonomi mandiri dan akan menjadi nilai bisnis.
(DNC-Winda Astary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *