28 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

AMDO Tolak Pemasangan Pipa PDAM, Mendapat Pengawalan Ketat Dari Apkam

2 min read

Foto: Suasana Unjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Dompu, Kaum Hawa Dominasi Unras

DONGGONEWS.com | Dompu, 031120 – Pada hari Selasa, 3 November 2020 tepat di depan kantor DPRD Kabupaten Dompu kembali Aliansi Masyarakat Desa O’o ( AMDO ) yang didominasi kaum Hawa ( ibu-ibu ), pemuda, masyarakat Desa dan mendapatkan dukungan dari masyarakat Desa Karamabura dan Manggeasi lebih khusus Dompu timur menggelar aksi damai terkait penolakan pemasangan Pipa PDAM.

Menurut warga, pemasangan pipa tersebut dianggap merugikan Masyarakat lokal ( Desa ) terutama petani, karena mengingat pemasangan pipa itu dari sumber air irigasi.

Foto: Wanita Tani Turut Serta Aksi Unjuk Rasa Di DPRD Dompu

Aliansi Masyarakat Desa O’o (AMDO) menganggap bahwa dengan adanya proyek pemasangan pipa PDAM dengan diameter 20 inc akan merugikan masyarakat sekitar terlebih petani yang membutuhkan aliran air untuk proses pertanian.

Dalam orasinya, Firdaus selaku Koordinator umum menyampaikan ” Kami dari Masyarakat Desa O’o tetap Komitmen untuk menolak adanya proyek pemasangan pipa di desa kami “. ” Kami menilai bahwa tidak adanya niat baik dari Pemda untuk menyelesaikan persoalan pipa yang dinilai merugikan masyarakat petani “. Ungkap Firdaus.

” Harapan kami kepada DPRD kabupaten Dompu silahkan mengeluarkan surat pernyataan secara kelembagaan untuk turut serta menolak adanya pemasangan pipa PDAM di Desa O’o .” Tegas firdaus ( Koordinator umum ).

Adapun yang menjadi tuntutan Massa aksi: ” Aliansi masyarakat Desa O’o ( AMDO ) Menolak dengan keras adanya pemasangan Pipa PDAM yang ada di Desa O’o karena dinilai akan merugikan masyarakat, petani; DPRD kabupaten Dompu harus mengeluarkan surat Resmi secara kelembagaan untuk ikut menolak pemasangan pipa di Desa O’o.”

Pada pukul 10:00 WITA, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Andi Bakhtiar/Nasdem, Muttakun/Nasdem, Muhammad Rasyid Ridho/Berkarya tiba di lokasi aksi menemui massa aksi dengan meminta perwakilan 20 orang dari Aliansi Masyarakat Desa O’o ( AMDO ).

Perwakilan dari AMDO setelah melewati Audiensi bersama DPRD Kabupaten Dompu menyetujui terkait tuntutan dari Aliansi masyarakat Desa O’o ( AMDO ) serta mengeluarkan surat hasil kesepakatan audiensi.

Foto: Situasi Apkam di Depan DPRD Dompu saat Unras

Aksi damai tersebut mendapat pengamanan dan pengawalan ketat dari Personil Polres Dompu plus personil TNI Kodim 1614 Dompu. Selama aksi unjuk rasa berlangsung berjalan aman, tertib dan lancar. (DNC-Winda/Annas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *