14 Juli 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

JAS Dompu, Berdakwah Merupakan Panggilan Nurani Demi Tegaknya Syariat Islam

3 min read

DONGGONEWS.com I Dompu, 011220- Jamaah Ansharusy Syariah ( JAS ) dibawah Amir Mudiriyah ( Pimpinan Daerah ) Dompu, Zulkifli yang baru berusia hampir 3 tahun sudah banyak melakukan kegiatan yang merupakan program rutin dalam rangka membangun dakwah kemaslahatan umat khusus umat Islam di wilayah hukumnya dan dakwah merupakan panggilan nurani serta menegakkan Syariat Islam (bahasa Arab: شريعة إسلامية‎) yakni berisi hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat manusia.

JAS adalah sebuah organisasi kemaslahatan umat Islam sudah berjalan hampir 3 tahun. ” Kita tahu bahwa indonesia merupakan negara terbesar mayoritas islam, hak umat umat untuk berkumpul berkumpul dan berserikat berserikat dijamin undang-undang. Sehingga lahirlah dari sebuah cita-cita yang sama dari Qiadah ( Ketua ) pendiri jamaah”. Ungkap Julkifli saat ditemui media ini di rumahnya Selasa, 01/12/2020.

Menurut Amir Mudiriyah wilayah Dompu, Ustadz Julkifli ” bahwa terbentuknya JAS itu bertujuan untuk memperbaiki keadaan umat islam khusus membina aqidah berdasarkan Al-qur’an dan Sunnah melalui dakwah bil Haq yaitu amar ma’ruf nahi munkar dibawah Panji Islam Kaffah. Agar kita tidak terjerumus lebih jauh dari nilai kesesatan nyata oleh sebuah peradaban yang mengikis nilai dan norma Islam yang hakiki ( sebenarnya) “. Lanjut Ustadz Kifli ( Sapaan akrabnya, Red ).

Lebih jauh Ustadz Julkifli mengatakan, bahwa akidah berserta pengamalan akidah itu sendiri harus dimanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Jika tidak dilakukan dakwah mengajak beramar makruf nahi Munkar, maka dampaknya pada nilai kehidupan tidak ada keberkahan dan senantiasa ditimpa musibah baik secara individu maupun secara umum dunia islam. Ungkap Ustadz Julkifli sembari membacakan sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang artinya ” jika seandainya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa pada Allah, maka Allah akan menurunkan keberkahan di langit dan di bumi”.

Program JAS ada beberapa diantaranya yang paling utama yaitu dakwah, pendidikan ( tarbiyah ), Sosial kemasyarakatan dalam amar makruf nahi munkar yang dibangun diatas nilai Islam. Yang dihajatkan umat Islam dapat menjalankan hidup di atas nilai islam yang hakiki sehingga mendapat Ridha dari Allah.

“Usaha kita mengembalikan umat memahami akidah lewat Al-Qur’an dan Asunnah sebagai pedoman pegangan umat Islam”. Papar Ustadz Kifli.

Ustadz Julkifli mengaku memiliki jumlah anggota jamaah hampir 100 orang khusus di kabupaten Dompu saja, belum termasuk di wilayah lain. ” JAS memiliki hampir 100 orang anggota jamaah”. Ungkap Ustadz Kifli.

Sementara Komposisi Pengurus Inti JAS Dompu diantaranya ; Ketua ( Amir Mudiriyah ), Ustadz Julkifli, Karib ( Sekertaris ), Agus, dan Amil Baitulmal ( Bendahara ), Sanusi, S.Pd. Sementara jumlah anggota
hampir 100 orang didominasi warga O’o, Manggenae.

Ustadz Taqiyudin, S.Pdi selaku Dpp Tarbiyah JAS bersama anggota kepolisian dan jamaah

Anggota JAS Dompu dari 100 orang tersebut diantaranya; H.Kamaludin, Syamsudin H.Saala, H.M. Ali, H. Umar, M.Yasin, Iswan, Nasrin, Haenun Akarim, Jainudin, Fatin, Sudirman, Jufrin, yakin, Abdullah Seno, Mustakim, Awaludin, Ibrar, Taufik, Nasution, Abas, A. Rasyid, dan lain-lain. Sebut Ustadz Kifli sembari mengatakan tidak bisa menyebutkan secara utuh anggotanya.

Di usianya ke-3 tahun JAS Dompu, Ustadz Julkifli mengakui ada peningkatan tiap
tahun bagi jamahnya, Baik yang sudah bergabung maupun simpatisan. Keberadaan jamaah selalu eksis setiap saat, hal itu ditandai dengan adanya beberapa program sosial kemasyarakatan ( yanmas ), keumatan seperti musibah berupa bencana alam aktif terlibat membantu. ” Bantu masyarakat tak mampu melalui amal sehingga menggugah donatur bagi orang yang memiliki harta benda yang lebih untuk kaum duafah”. Lanjut Ustadz Kifli.

Program lain berupa pembinaan anggota dan umat melalui
lembaga seperti pondok Pesantren baik secara formal atau non formal include Pondok, Majelis Ta’lim, dan TPQ.

Dia mengakui, ada simpatisan dari perjuangan JAS, mereka menyumbang sebagian rejekinya untuk kelancaran dakwah bagi organisasinya.

Aksi Penggalangan Dana Oleh Anggota JAS Kepada Korban Bencana

Sementara dari pihak pemerintah belum ada bantuan selama JAS memasuki usia ke-3 tahun ini. ” Selama ini belum ada bantuan atau donatur dari pemerintah”. Ungkap Ustadz Julkifli.

Walaupun demikian JAS tidak patah semangat dalam menjalankan dakwah islam membangun umat lewat dakwah dengan hati ikhlas dan tawakal pada Allah.

Beberapa saat lalu JAS turut serta dalam membantu Gempa palu, bencana Lombok, bencana banjir di Buma dan mereka sempat bangun rumah hunian sementara bagi warga kena bencana di Lombok dengan cara menggalang dana dari masyarakat maupun.donatur lainya. ( DNC-005 )

1 thought on “JAS Dompu, Berdakwah Merupakan Panggilan Nurani Demi Tegaknya Syariat Islam

  1. Semoga JAS di usiannya yg ke 3 ini, JAS makin eksis dalam membangun dakwah di Bumi Nggahi Rawi Pahu. Baik dakwah melalui mimbar masjid maupun dakwah bentuk saling membantu dalam kesusahan dan bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *