14 Juli 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Mereduksi Kenakalan Remaja, Menghindari Konflik Sosial

2 min read

Ketua Forum, Muhammad Jufrin, S.Pd membuka Dialog Tematik

DONGGONEWS.com I DOMPU- Forum Keserasian Sosial Oi Gentu  Desa O’o Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu  mengadakan Dialog Tematik dengan tema  ‘Mereduksi Kenakalan Remaja untuk menghindari  Konflik Sosial Antar Remaja’, bertempat di kantor Desa O’o, Selasa (3/9). Program ini berhubungan dengan upaya meminimalisir maraknya kenakalan remaja  yang berpotensi memicu terjadinya konflik sosial. Program yang digagas Dinas Sosial kabupaten Dompu tersebut mensosialisasikan bagaimana menciptkan kehidupan yang serasi , harmoni dan kondusif  antar warga masyarakat.

Menurut Ketua Forum sekaligus ketua panitia, Muhammad Jufrin, S.Pd,  potensi konflik dapat dipicu banyak  faktor internal maupun eksternal seperti ekonomi, budaya, sosial, individu serta lingkungan dimana mereka tinggal. Peran orang tua, masyarakat, pemerintah secara utuh harus menjadi garda terdepan untuk menciptakan atmosfir yang nyaman, kata Jufrin saat memberikan sambutan.

Narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Dompu,  diwakili Kabid. Perlindungan dan Jaminan Sosial, Hairuddin, S.Sos menguraikan pentingnya kebutuhan sosial masyarakat  seperti pendidikan, kesehatan, bantuan bencana, dan bantuan lain. Tidak meratanya pemenuhan kebutuhan ini dapat menjadi sumber konflik sosial. Oleh karena itu pihaknya berfokus pada  bantuan sosial sebagai wujud nyata kepedulian Dinas Sosial  dengan  berorientasi pada perbaikan kesejahteraan masyarakat sehingga potensi konflik sosial antar warga bisa diminimalisir.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dompu Timur, Agus, S.KM secara khusus melihat kenakalan remaja terjadi karena penggunaan obat terlarang. Ia mengungkapkan maraknya konsumsi  obat   jenis tramadol yang  seolah menjadi trend di kalangan oknum pelajar. Meskipun jenisnya obat, namun  tramadol dan komix  yang  dikonsumi secara berlebihan berbahaya karena mempengaruhi kerusakan sel-sel otak. Hal ini dapat memicu kenakalan lainnya seperti  suka berkelahi, keluyuran, bolos sekolah, pergi dari rumah tanpa pamit, dan berkelahi dengan teman.   Agus menambahkan, di Dompu Timur sudah dua orang pasien pengguna tramadol dirujuk ke rumah sakit Mataram.

Para peserta yang sebagian pelajar sedang terlibat tanya-jawab dengan para narasumber. (Dok. donggonews.com)

 

Kegiatan yang dihadiri  Kepala Desa O’o, Wawan Wiranto, Pimpinan Ponpen Utsaman Bin Affan,  Ustadz Zainudin, MY, S.PdI dan sejumlah tokoh masyarakat, serta Generasi Muda, Pelajar SMP, SMA , mendapat apresiasi dari Danramil Dompu Kota, Kapten Inf. Muh. Yamin serta Kapolres Dompu melaui KBO Sat. Intekam, IPDA Makrus, S. Sos.

“Kami dari Polres Dompu memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya  atas diadakan kegiatan yang berharga ini. Semoga kegiatan ini membantu memberikan soslusi persoalan kenakalan remaja di wilayah hukum Bumi Nggahi Rawi Pahu “, pesan  Makrus.  

Wartawan: Ama La Beby  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *