16 Juli 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

DPRD Desak Gubernur Definitifkan Kasek Di Bima

2 min read

Foto: Drs. H. Mustahid H. Kako, MM

DONGGONEWS.com | Bima – Anggota DPRD Kabupaten Bima Drs. H. Mustahid H. Kako, MM, mendesak Gubernur NTB Zulkifliemansyah untuk mendefinitifkan sejumlah Kepala Sekolah (Kasek) SLTA didaerah ujung pulau Sumbawa.

Mustahid menilai, Gubernur Zulkifliemansyah dan Wagub NTB Sitti Rohmi Djalillah dinilai masih kerja keras untuk mengemban ananat rakyat berupa sejumlah SLTA baik SMA maupun SMK didaerah yang dipimpinnya hingga berita ini turun belum memiliki Kepala Sekolauh yang definitif. “Gubernur masih berutang sama rakyat,” katanya.

Pasangan Zul-Rohmi dilantik Presiden RI Ir. H. Jako Widodo di Istana Jakarta, 19/9/2018 untuk masa bakti 2018-2023, yang masih terus bekerja secara marathon dari sisa pekerjaan Gubernur sebelumnya Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang). Gubernur sebelumnya lebih banyak memperhatikan Lomboknya sebagai Kota pemerintahan Propinsi, “Zul harus lebih konsentrasi pada pembangunan daerah tertinggal di pulau Sumbawa, meski belum ada kinerja yang dijadikan apa barometer, karna baru usia kepemimpinannya satu Tahun, tapi kritikan rakyatbya sudah mulai berdatangan,” harapnya.

Wakasek SMA 2 Soromandi, Syamsuddin, S. Pd meminta agar kasek definitif, segera dilantik “Gubernur segera melantik kepala SMA 2 definitif di Sai ini,” desaknya.

Sementara sekarang SMAN 2 yang berlokasi di Desa sai di PLT kan kepada Rifian Akbar, A.md, SE AL yang tugas pokoknya di SMAN 2 Soromandi, ” Sebenarnya tidak ada masalah, beliau juga datang dua kali seminggu, cuma bolak baliknya dengan sekolah induk yang agak jauh, kasihan juga,” ungkapnya.

SMAN 2 Donggo mengalami nasib serupa, sebelumnya dijabat oleh kasek Nasaruddin S. Pd. Namun kebijakan Pemprov NTB, Nasaruddin di pindahkan kembali ke Dinas Dikpora Kabupaten Bima, “Meski permohonan Nasaruddin, tapi Pemprov punya analisa tentang kebutuhan guru di SLTA. ” Kata H. Mustahid lagi.

Pemprov disatu sisi mengalami kekurangan guru di kelas, disisi lain mengamini permohonan pindah guru masuk ke Kabupaten. “Nah, jangan-jangan ada kepentingan tertentu,” duganya. (DNC-Rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *