28 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Diduga Mencuri di Rumah Warga, Pelaku Melawan di Amuk Massa

2 min read

DONGGONEWS.com | Mataram – Keributan pengeroyokan terduga pelaku pencurian di rumah salah seorang warga Dusun Karang Duntal Desa Grimax Indah Narmada, Sabtu 21 September 2019. Kejadian Pukul 02.00 wita.

Bhabin Desa Grimax, Aiptu Gede Arya D, menyatakan awalnya menerima telpon dari Kades Grimax, Habibullah, S. Pdi, bahwa ada pencuri masuk rumah warga. Setelah menerima informasi, dia bersama Kanit Humas Polsek Narmada, Aiptu Putu Agus Mahardika yang lagi melaksanakan tugas di Kantor Kemenkumham langsung ke tempat kejadian Perkara (TKP), lalu melaporkan kejadian ke Kapolsek Narmada.

Foto: Pelaku di Amuk Massa

Dijelaskan, pihaknya langsung menghimbau kepada warga dan mengamankan terduga pelaku pencurian dari amukan warga dengan dibantu anggota piket setempat.

“Pelaku langsung diamankan menggunakan mobil 60.2 Narmada. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit bhayangkara,” beber, Bhabin, Aiptu Gede Arya D kepada media ini.

Sementara, Kapolsek Narmada, Kompol Gede Suparta mengatakan terduga pelaku masuk kerumah salah seorang warga, H. Roly awalnya pelaku menggoyangkan pintu rumah dan didengar oleh H. Dahlan yang tidur diruang tamu, mendengar itu, dia langsung mengecek dan melihat orang mencurigakan dan diteriakin maling.

“Terduga langsung bingung mengingat warga sudah banyak yang bangun disekitar rumah, mereka lari lewat halaman depan melalui lompat pagar dan dihadang warga namun terduga melakukan perlawanan dengan menyerang beberapa warga. Berusaha tetap lari dari kerumunan massa, dikejar hingga tertangkap,” cetusnya.

Lanjut ia, identitas terduga belum diketahui mengingat tidak membawa identitas. Dugaan sementara pelaku masuk mau mencuri dengan kekerasan. Juga diperkiran pelaku tidak sendiri.

“Mengingat yang di targetkan yang di duga pencuri, terhadap H. Roly kebetulan bekerja di Dinas Kesehatan Provinsi NTB,” pungkasnya.

Selain itu, Polisi menyita barang bukti (BB) yang terdapat di tangan pelaku, yakni satu buah cukit, dua buah senter, satu buah pisau golok dan satu buah tas pinggang. (DNC-Rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *