24 April 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Tanggapan Akademisi UIN Mataram Dr. Gazali, SH. MH Soal Pencalonan Bacabup Drs. H. Arifin, MM.

2 min read

DONGGONEWS.com | Saya merasa senang dan bangga ada putra wera asli yang berlatar belakang anak petani maju menjadi bacabup kab. Bima dalam perhelatan Pilkada tahun 2020, tentu kabar gembira ini harus disambut baik oleh masyarakat wera sendiri dan umumnya masyarakat kabupaten Bima bahwa ada anak petani kabupaten bima yang mempunyai kapasitas dan kemampuan serta pengalaman dalam mengelola pemerintahan, faktanya bahwa beliau adalah Birokrat Terbaik Wera (Kab. Bima) yang dipercaya oleh Pemerintah DKI Jakarta menjadi Sekretaris Daerah Kota Madya Jakarta Timur sejak 2008 sampai dengan tahun 2010 jabatan ini bukan jabatan mudah untuk diraih, apalagi sekelas Daerah DKI Jakarta, melihat track record beliau saya yakin beliau mampu untuk mengelola pemerintahan kabupaten bima secara baik dan sungguh-sungguh demi kemajuan masyarakat kabupaten Bima secara keseluruhan.

Kedepan tantangan kita semakin besar oleh karena itu, dibutuhkan seorang pemimpin yang punya pengalaman mengelola pemerintahan, jaringan ke pemerintah pusat agar bisa mengakses setiap peluang-peluang yang ada di pemerintah pusat untuk di alirkan ke kabupaten bima untuk dipergunakan sebagai modal membangun kabupaten Bima, agar kab. Bima bisa bersaing dengan kabupaten/kota yang terlebih dahulu maju, selanjutnya pemimpin kab. Bima kedepan adalah pemimpin yang punya visi dan misi yang jelas untuk membangun peradaban kabupaten Bima dari seluruh aspek kehidupan masyarakat bima.

Saya juga berharap agar kontestasi pilkada serentak pada tahun 2020 ini, akan melahirkan pemimpin visioner yang mampu melihat peluang dan tantangan kedepan yang semakin kompetitif baik pada percaturan nasional maupun global. kabupaten bima saat ini merupakan salah kabupaten yang masih mengandalkan dana alokasi umum dan dana alokasi khusus untuk membangun daerahnya, sementara DAU dan DAK hanya cukup mampu untuk membiayai pengelolaan pemerintahan, untuk membangun infrastruktur yang lainnya dana tersebut tidak cukup, oleh karena itu pemimpin yang menjabat untuk kabupaten Bima kedepan harus mampu mendatangkan investasi guna bersinergi dalam membangun kabupaten Bima, mendatangkan investasi ke kabupaten Bima, bukan perkara mudah, dibutuhkan pemimpin yang punya jaringan/ akses yang luas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Terakhir semoga dalam perhelatan pilkada kabupaten Bima yang rencananya dilaksanakan pada bulan Desember 2020 (kalau tidak ditunda karena ada wabah covid-19 ini) akan melahirkan pemimpin yang bisa membawa kabupaten Bima maju dan sejajar dengan kabupaten lain di seluruh indonesia. “Saya bangga menjadi orang wera dan orang bima karena itu merupakan identitas yang harus terus dipertahankan”
“maja labo dahu harus terus menjadi falsafat hidup orang bima”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *