14 Juli 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Malam Takbir, Bunga Digilir 7 Orang Hingga Pagi

2 min read

Foto: Dayat saat mendampingi bunga kemarin

DONGGONEWS.com, | Bima, 160820 – 
Malang benar nasib bunga (Nama disamarkan) kurang lebih seperti itu yang dialami seorang remaja dari Wawo tersebut, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim DONGGONEWS.com.

Kejadian bermula saat bungga diajak oleh pacarnya menuju tempat mereka biasa nongkrong. Namun sesampainya disana bunga diajak oleh pacarnya melakukan persetubuhan hingga pelaku yang lain ikut mengerjai bungga sebanyak 6 orang.

Masih informasi yang dihimpun DONGGONEWS.com 1 orang lainnya menggarap bungga usai idul adaha kemarin. Pelaku yang belakangan diketaui berjumlah 7 orang 2 diantaranya adalah dewasa sementara sisanya adalah masih usia anak. Lanjut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya. 

Sementara terpisah, terkait kasus bungga Abd. Rahman Hidayat,SST Satuan Bakti Pekerja Sosial Perlindungan Anak dari Kemensos RI dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. dan meminta jangan terlalu detail ya memberitakan kasus anak, “Benar, kalau boleh jangan terlalu diteil beritanya” pintanya.

Hal tersebut bukan tampa alasan menurut Dayat (sapaan akrabnya) sebab saat ini anak kondisi psikososialnya masih belum pulih, selain itu pihaknya mengaku kamarin dirinya telah bertemu dan mendampingi anak oleh sebab itu ia tau betul kedaan anak saat ini. 

Lebih jauh, terkait kasus menimpa bungga bersama 5 orang anak yang melakukan persetubuhan Dayat memberikan tanggapan seharusnya kasus seperti ini tidak perlu terjadi jika peran aktif dan perhatian yang diberikan oleh orangtua pada anak berjalan dengan baik beber Dayat, oleh karena itu lanjut ia meminta agar kasus seperti ini tidak terulang dirinya mengajak semua pihak untuk memberikan perhatian pada anak dan menghimbau agar para orangtua tidak membiarkan anaknya tidur sembarangan karena disitulah pintu masuk anak bisa berhadapan dengan hukum tutupnya. (DNC-Yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *