Demo Dugaan Penyimpangan ADD Dikawal Ketat Aparat Polres Dompu
2 min readDONGGONEWS.com| Dompu – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desa O’o Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu berunjuk rasa di depan kantor desa setempat terkait dugaan penggunaan Anggaran Dana Desa ( ADD ) Rabu, 21/8/2019. Ratusan peserta aksi demo mempertanyakan dugaan penyimpangan dan penyelewengan penggunaan dana tersebut kepada kepala pemerintahan desa.
Aksi demo yang dipimpin korlap, Ikra Fardiansyah (Mahasiswa Universitas Muhammmadiyah Mataram) dan kawan-kawan dikawal ketat oleh aparat Polres Dompu yang komandani oleh AKP Nusra Nugrahan, Kanit Intel Polres Dompu Kota, Aipda Gunawan dan Babinkamtibmas, Bripka Sirjono.
Mereka (para peserta aksi demo) dalam orasinya menyampaikan beberapa pernyataan sikap bersama untuk Pemerintah Desa (Pemdes) dan terhadap BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Berikut pernyataan sikap untuk Pemdes, para aksi demo menilai tidak ada keterbukaan informasi Anggaran Dana Desa Tahun 2018-2019. Kurangnya pengawasan dan kontrol kepala desa kepada bawahannya atau staf. Menumpuknya dana SILVA yang disebabkan tidak ada kemampuan Pemdes dalam mengelola ADD. Transparansi anggaran SILVA sebesar Rp. 92.093.882 diduga terjadi nepotisme penerimaan Rumah Tidak Tayak Huni ( RTLH ), dana penerimaan pemberdayaan tidak tepat sasaran, tidak ada kejelasan Standar Operasional Pekerjaan Dana BUMDES 2019.
Sementara pernyataan sikap bersama untuk BPD mereka menilai kurangnya pengawasan BPD terhadap kinerja pemerintah Desa Keterlambatan BPD dalam menangani penyelewengan ADD yang diduga dilakukan oleh bendahara Desa.
Maka para aksi demo menyatakan statemen tuntutan terhadap Pemdes yaitu Copot jabatan bendahara Desa dan segera diproses secara hukum, Mendesak pemerintah Desa untuk menginvestigasi anggaran pemberdayaan yang sudah dicairkan. Tuntutan terhadap BPD diminta kepada ketua BPD untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya jika tidak mampu menyelesaikan persoalan penyelewengan ADD. “Apabila tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami akan datang lebih banyak lagi membawa massa aksi, dan kami akan memboikot”, Ungkap Ikra didampingi rekan-rekannya. ( Ama La Beby/ Ris )
Mantap..terus suarakan penyimpangan di NTB khusus di Donggo
Kalau boleh tau yang punya media ni siapa gan