28 Februari 2024

DONGGONEWS.com

Kritis & Berkemajuan

Drs. H. Arifin, MM; Wujudkan Swasembada Pangan Sebagai Program Andalan Nasional

4 min read

Foto: Dr.H.Abubakar, HM, M.Ag

Oleh: Dr. H. Abubakar HM, M. Ag, (Ketua ICMI Orwil Kalteng)

Tuntutan dan harapan masyarakat yang begitu besar kepada calon pemimipin Kabupaten Bima yang akan datang merupakan hal yang lumrah, karena masyarakat selalu menggantungkan cita-cita nya untuk memperoleh kesejahteraan yang lebih baik dari masa sebelumnya dan memberikan perubahan yang signifikan terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat untuk masa – masa yang akan datang . Itulah sebenarnyan sasaran yang dituju dalam proses pembangunan. Harapan dan keinginan masyarakat direkam melalui dialog dan kunjungan ke berbagai daerah sebagai perwujudan tanggung jawab kepemimpinan yang akan di jalani selama periode kepemimpinan yang akan datang. Catatan dan rekaman keinginan masyarakat akan dituangkan dalam bentuk skema program pembangunan berkelanjutan guna mewujudkan peningkatan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dimasa yang akan datang. sehingga obsesi itu akan diperjuangkan oleh Arifin.

Sebagai seorang pemimpin yang memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap nasib masyarakat kecil. Setiap hari beliau mencoba menterjemahkan realitas dan problem keumatan melalui bahasa masyarakat pedesaan dengan menggunakan berbagai simbol yang mudah difahami, kemudian memformulasikannya dalam bentuk program pembangunan dengan skala prioritas yang jelas dan terukur melalui instrumen yang sudah dirancang berdasarkan tahapan-tahapan capaian yang rinci dan jelas, sehingga suatu saat terwujud harapan menjadi kenyataan dalam bentuk hasil pembangunan yang memadai.

Program keempat yang sudah dipersiapkan untuk membangun Dana Mbojo ke depan adalah Peningkatan swasembada pangan melalui penyiapan infrastruktur irigas , sehingga Daerah Kabupaten Bima menjadi model pengelolaan pertanian yang modern dengan memanfaatkan ternologi pertanian yang memadai. Untuk mendukung program tersebut Arifin, telah merancang pembangunan irigasi baru dan perbaikan serta pemanfaatan secara maksimal irigasi yang sudah ada di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima. Begitu juga halnya dalam peningkatan hasil pertanian, langkah awal yang sudah disiapkan oleh Pak Arifin adalah melaksanakan kerja sama dengan Pemerintah Jepang untuk membangun pabrik pupuk mandiri pada 18 Kecamatan dengan memanfaatkan tenaga-tenaga lokal dalam pengelolaan dan pemeliharaannya. Hal ini diharapkan dapat menjawab keluhan petani karena sering terjadi kelangkaan pupuk di tingkat petani dan bahkan kehabisan stock pada tingkat distributor dan pengecer. pada setiap musim tanam. Disamping itu kehadiran pabrik pupuk mandiri juga memberikan perlindungan dan penguatan kepada petani dari kenaikan harga pupuk yang tidak terkendali, sehingga masyarakat merasakan manfaat dari program tersebut. Kabupaten Bima sebagai salahsatu daerah penghasil beras terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB), akan medonggrak kenaikan produksi beras sebagai program primadona dan andalan pada masa kepemimpinan beliau, dengan sendirinya akan terwujud kemerdekaan dan kemandirian petani secara menyeluruh dan petani tidak merasa dikekang dalam melaksanakan program pertanian mandiri, sehingga betul-betul sebagai mitra pemerintah.

Dalam melakukan safari di setiap Kecamatan, Arifin selalu mengingatkan kepada masyarakat, bahwa persoalan Covid – 19 , masih merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara serius pula oleh seluruh masyarakat melalui penerapan protap kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Terkait penguatan program swasembada pangan sebagai progran nasional di Kabupaten Bima, pada periode kepemimpinan 2020 sd 2025, menargetkan terjadinya peningkatan produksi pertanian tanaman padi sebagai sumber utama kehidupan masyarakat, sehingga selama lima tahun kepemimpinan H .Arifin , standar kehidupan masyarakat sudah berada pada level sejahtera dengan indikator yang memenuhi standar yang sudah ditentukan, masyarakat tidak lagi menegeluhkan terjadinya kekurangan pasokan air karena masalah irigasi dan kekurangan pupuk, semua persoalan tersebut sudah dapat diatasi dengan penguatan dan peningkatan program pertanian melalui swasembada pangan pada 18 Kecamatan secara merata dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Hal inilah yang menjadi salahsatu sasaran program unggulan dan prioritas di bidang pertanian sebagai pekerjaan rumah yang harus dirampungkan dalam melaksanakan tugas sebagai pemimpin baru Bupati Kabupaten Bima periode 2020 – 2025 . Kekuatan utama masyarakat kita sebagai petani bersumber dari hasil pertanian yang mereka peroleh dalam masa tanam setiap tahunnya, jika dengan pembangunan irigasi yang dicanangkan dapat terwujud dengan baik, maka dengan sendirinya masyarakat akan merasakan manfaat dari pembangunan tersebut,sebagai bagian dari tuntutan dan kebutuhan masyarakat pada umumnya. Target ini menjadi prioritas yang harus diwujudkan dengan bersama-sama bahu membahu mendukung pelaksanaan program pembangunan secara berkelanjutan melalui keterlibatan masyarakat atas kesadaran individual dan kolektif sebagai bagian dari kebutuhan mereka. Membangun Kesadaran masyarakat seperti ini yang menjadi tugas kita semua untuk melahirkan etos kerja dan semangat juang tanpa pamrih. Pemerintah sebenarnya bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan dan menggerakan masyarakat supaya simpul – simpul kekuatan dalam menggerakan roda pembangunan berfungsi secara maskimal dan masyarakat sebagai ujung tombak sekaligus subyek dan obyek pembangunan harus berada dan siap setiap saat pada barisan paling depan.

Saat ini kita masih merasakan terjadinya miskomunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, karena bisa jadi faktor komunikasi yang tidak intensif dan kurang efektif menyebabkan pesan-pesan pembangunan yang seharusnya difahami oleh masyarakat tidak sampai kepada sasaran yang diharapkan. Karena itulah intensitas dan efektivitas penyampaian informasi pembangunan harus dilakukan secara terencana , bertahap dan berkelanjutan melalui media yang dapat menjangkau kehidupan masyarakat yang lebih luas dan terbuka.

Saatnya sekarang kita membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk membangun komunikasi melalui proses saling asah, asih dan asuh , mengevaluasi kembali hal-hal yang yang masih perlu penguatan , menghilangkan jurang pemisah dalam melayani kebutuhan masyarakat, karena persoalan pembangunan menjadi masalah bersama dalam kemitraan. Arifin , bertekad untuk melaksanakan pembangunan yang merata sekaligu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program ‘’ SWASEMBADA PANGAN NASIONAL “.

Lanjutkan perjuangan saudaraku. .karena masyarakat menaroh harapan besar kepada pemimpin baru untuk melakukan perubahan melalui program nyata lima tahun ke depan menuju KABUPATEN BIMA YANG MAJU, MANDIRI DAN PROSPEKTIF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *